Skip to content

Sejarah Pentium

December 7, 2010

Pentium adalah merk dagang yang terdaftar pada produk intel. Yang diantaranya termasuk banyak jenis yang kompatibel dengan mikroprosesor 32 bit, baik single ataupun multi-core.

Nama Petium berasal dari bahasa Greek yaitu pente yang berarti lima, dan dari bahasa Latin yaitu akhiran -ium, setelah pengadilan memutuskan merk dagang dari nama yang berbasis angka seperti “i586” or “80586” (nomor model tidak bisa selalu dijadikan merk dagang) .

Pentium pertama kali muncul sebagai arsitektur mikroprosesor generasi ke-5 (dikenal dengan mikroarsitektur P5). yaitu:

Pentium Classic (P54C)

Chip ini dikembangkan oleh Intel dan dikeluarkan pada 22 Maret 1993. Prosessor Pentium merupakan super scalar, yang berarti prosessor ini dapat menjalankan lebih dari satu perintah tiap tik clock. Prosessor ini menangani dua perintah tiap tik, sebanding dengan dua buah 486 dalam satu chip. Dibandingkan dengan arsitektur mikroposesor sebelumnya terdapat perubahan yang besar dalam bus sistem : lebarnya lipat dua menjadi 64 bit dan kecepatannya meningkat menjadi 60 atau 66 MHz.

Sejak itu, Intel memproduksi dua macam Pentium yang bekerja pada sistem bus 60 MHz (P90, P120, P150, dan P180) dan sisanya, bekerja pada 66 MHz(P100, P133,P166, dan P200).

Kemudian banyak pengembang mikroprosesor ikut menyaingin arsitektur baru ini, seperti Cyrix 6×86 (Chip dari perusahaan Cyrix yang diperkenalkan 5 Februari 1996 ini merupakan tiruan Pentium yang murah, namun kemudian dikenal dengan unjuk kerja yang buruk pada floating pointnya. Cyrix mempunyai masalah saat menjalankan NT 4.0.) juga AMD K5 (yang dikembangkan oleh perusahaan AMD. Namun AMD tidak meniru arsitektur mikroprosesor Pentium, mereka dengan arsitektur sendiri berusaha menyaingi arsitektur pentium).

Pentium MMX (P55C)

Pentium-pentium P55C diperkenalkan 8 Januari 1997. MMX merupakan kumpulan perintah baru ( 57 integer baru, 4 jenis data baru dan 8 register 64 bit), yang menambah kemampuan CPU tersebut. Perintah-perintah MMX dirancang untuk program-program multimedia. Pemrogram dapat menggunakan perintahperintah ini dalam program-programnya. Hal ini akan memberikan perbaikan dalam menjalankan program.

Perkembangan baru pada arsitektur Pentium yang menghasilkan varian MMX, membua perusahaan lain juga berusaha mengembangkan varian baru. Seperti IDT Winchip (dari perusahaan IDT yang menyaingi Pentium MMX dengan harga murah), AMD K6 (yang bekerja sedikit lebih baik daripada MMX dan mendukung untuk digunakan pada mainboard yang mendukung oentium pada umumnya ini membuat K6 cepat populer), Cyrix 6x86MX (MII), juga AMD K6-2.

Lalu setelah itu lahirlah mikroprosesor generasi ke-6 (dikenal dengan mikroarsitektur P6). yaitu:

Pentium Pro

Pengembangan Pentium Pro dimulai 1991, di Oregon. Diperkenalkan pada 1 November, 1995. Pentium Pro merupakan prosessor RISC murni, dioptimasi untuk pemrosesan 32 bit pada Windows NT atau OS/2. Fitur yang baru ialah bahwa cache L2 yang menjadi satu Chip raksasa, dengan chip empat persegi panjang dan Socket-8nya. Unit CPU dan cache L2 merupakan unit yang terpisah di dalam chip ini.

Pentium II

Pentium Pro “Klamath” merupakan nama sandi prosessor puncak Intel. Prosessor

ini mengakhiri seri Pentium Pro yang sebagian terdapat pengurangan dan sebagaian

terdapat perbaikan.

Diperkenalkan 7 Mei 1997, Pentium II mempunyai fitur- fitur : CPU diletakkan bersama dengan 512 KB L2 di dalam sebuah modul SECC (Single Edge Contact Cartridge), Terhubung dengan motherboard menggunakan penghubung/konektor slot one dan bus P6 GTL+, Perintah-perintah MMX, Perbaikan menjalankan program 16 bit (menyenangkan bagi pengguna Windows 3.11), Penggandaan dan perbaikan cache L1 (16 KB + 16 KB, Kecepatan internal meningkat dari 233 MHz ke 300 MHz (versi berikutnya lebih tinggi dan Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU.

Dengan rancangan yang baru, cache L2 mempunyai bus sendiri. Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU, seperti 133 MHz atau 150 MHz. Jelas merupakan sebuah kemunduran dari Pentium Pro, yang dapat bekerja pada 200 MHz antara CPU dan cache L2. Hal ini dijawab dengan cache L1. Dibawah ini terlihat perbandingan tersebut : Pentium II telah tersedia dalam 233, 266, 300, 333,350, 400, 450, dan 500 MHz (kecepatan yang lebih tinggi segera muncul). Dengan chip set 8244BX dan i810 Pentium II mempunyai unjuk kerja yang baik sekali.

Pentium II berbentuk kotak plastik persegi empat besar, yang berisi CPU dan cache. Juga terdapat kontroler kecil (S824459AB) dan kipas pendingin dengan ukuran yang besar.

Pentium-II Celeron

Awal 1998 Intel mempunyai masa yang sulit dengan Pentium Pro II yang agak mahal. Banyak pengguna membeli AMD K6-233M, yang menawarkan unjuk kerja sangat baik pada harga yang layak. Maka Intel membuat merek CPU baru yang disebut Celeron. Prosesor ini sama dengan Pnetium II kecuali cache L2 yang telah dilepas. Prosessor ini dapat disebut Pentium II-SX. Pada 1998 Intel mengganti Pentium MMX-nya dengan Celeron pertama. Kemudian rancangannya diperbaiki. Cartridge Celeron sesuai dengan Slot 1 dan bekerja pda sistem bus 66 MHz. Clock internal bekerja pada 266 atau 300 MHz.

Pentium-II Celeron A : Mendocino

Bagian yang menarik dari cartridge baru dengan 128 KB cache L2 di dalam CPU. Hal ini memberikan unjuk kerja yang sangat baik, karena cache L2 bekerja pada kecepatan CPU penuh. Celeron 300A merupakan sebuah chip dalam kartu.

Pentium-II Celeron PPGA : Socket 370

Socket 370 baru untuk Celeron. Prosessor 400 dan 366 MHz (1999) tersedia dalam plastic pin grid array (PPGA). Socket PGA370 terlihat seperti Socket 7 tradisional.yang mempunyai 370 pin.

Pentium-II Xeon

Pada 26 Juali 1998 Intel mengenalkan cartridge Pentium II baru yang diberi nama Xeon. Ditujukan untuk server dan pemakai high-end. Xeon merupakan Pentium II degnan cartridge baru yang sesuai konektor baru yang disebut Slot two. Modul ini dua kali lebih tinggi dari Pentium II, tetapi ada perubahan dan perbaikan penting lain : Chip RAM cache L2 jenis baru: CSRAM (Custom SRAM), yang bekerja pada kecepatan CPU penuh, Ukuran cache L2 yang berbeda : 512, 1024, atau 2048 KB RAM L2, Memori RAM hingga 8 GB dapat di-cache, Hingga empat atau delapan Xeon dalam satu server, Mendukung server yang dicluster, Chip set baru 82440GX dan 82450NX.

Chip Xeon bekerja pada kecepatan clock CPU penuh. Dapat diperkirakan, bahwa akan mempunyai unjuk kerja yang sama seperti cache L1. Tetapi antarmuka dari L1 ke L2 bernilai beberapa tik clock pada awal tiap perpindahan, sehingga ada beberapa kelambatan. Tetapi jika data sudah dipindahkan, bekerja pada kecepatan clock penuh.

Pentium III – Katmai

CPU P6 pertama dari Intel ialah Pentium Pro. Kemudian didapatkan PentiumII dalam pelbagai jenis. Dan yang terakhir adalah Pentium III. Maret 1999 Intel mengenalkan kumpulan MMX2 baru yang ditingkatkan untuk perintayh grafis (diantaranya 70 buah). Perintah ini disebut Katmai New Instructions (KNI) /Perintah Baru Katmai atau SSE. Perintah ini ditujukan untuk meningkatkan unjuk kerja game 3D – seperti teknologi 3DNow! AMD. Katmai memasukkan “double precision floating-point single instruction multiple data”/”floating point dengan ketelitian ganda satu perintah banyak data” (atau DPFS SIMD untuk singkatnya) yang bekerja dalam delapan register 128 bit.

KNI diperkenalkan pada Pentium III 500 MHz baru. Prosessor ini sangat mirip dengan Pentium II. Menggunakan Slot 1, dan hanya berbeda pada fitur baru seperti pemaikaian Katmai dan SSE. Prosessor ini dipasangkan pada motherboard dengan chip set BX dan slot 1. Prosesor ini mempunyai fitur Nomer pengenal, Register baru dan 70 perintah baru.

Akhirnya kecepatan clock dinaikkan hingga 500 MHz dengan ruang untuk peningkatan lebih lanjut. Pentium III Xeon (dengan nama sandi Tanner) diperkenalkan 17 Maret 1999. Chip Xeon diperbarui dengan semua fitur baru dari Pentium III. Untuk memanfaatkannya Intel telah mengumumkan chip set Profusion. Nomer pengenal PSN (Processor Serial Number), unik untuk tiap CPU, telah menyebabkan banyak pembicaraan masalah keamanan. Nomer ini bernilai 96 bit yang diprogram secara elektronik ke dalam tiap chiop. Sesungguhnya ini berarti inisiatif yang sangat bijaksana, yang dapat membuat perdagangan elektronik dan penyandian dalam Internet menjadi aman dan efektif.

Kemudian setelah Pentium III intel mengembangkan varian umtuk jenis perangkat mobile komputer (laptop) yaitu Mobile Pentium III (coppermine) yang berkembang menjadi Pentium III M (Tualatin).

Lalu pada tahun 2000, Intel memperkenalkan mikroarsitektur baru yang disebut NetBurst, dengan panjang pipa lebih memungkinkan frekuensi clock lebih tinggi dari prosesor berbasis P6.
Pentium 4

Processor Pentium IV yang muncul pada tahun 2000 merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.

Pentium 4 Xeon

Pada tahun 2001 dikembangkan Processor Intel Pentium 4 Xeon yang merupakan processor Intel Pentium 4 ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.

Masih pada tahun 2001 muncul Itanium yang merupakan processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ). Dan pada tahun 2002 dikembangkan menjadi Itanium 2.
Pentium M

Tahun 2003 muncul processor dengan Chipset 855 merupakan komponen dari Intel Centrino. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana(mobile). Processor ini merupakan perkembangan dari arsitektur mobile dari genenrasi ke-6 sebelumnya.

Pentium M 735/745/755

Lalu pada tahun 2004 Pentium M dikembangkan dengan fitur baru, yaitu 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.

Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz

Pada tahun2005 sebuah processor dimunculkan yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.

Pentium D 820/830/840

Masih pada tahun 2005 processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.

Core 2 Quad Q6600

Pada tahun 2006 muncul Processor Core 2 Quad untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ). Pada tahun ini juga muncul Processor Quad-core Xeon X3210/X3220 untuk versi server.

Pentium

Pada tahun 2009, Intel mengubah sistem penamaan untuk prosesor Pentium, menamai kembali-3M berbasis prosesor Wolfdale untuk Pentium, tanpa nama Dual-Core dan memperkenalkan single-dan-core prosesor dual berdasarkan Penryn dengan nama Pentium. Penryn adalah penerus ke inti Merom dan versi 45 nm Intel seri ponsel mereka mikroprosesor Pentium. FSB meningkat menjadi dari 667 MHz ke 800 MHz dan tegangan diturunkan. Intel merilis Core Penryn pertama, Pentium T4200, pada bulan Desember 2008. Pada bulan Juni 2009, Intel merilis prosesor single-core pertama yang menggunakan nama Pentium, dengan penggunaan daya yang sangat rendah-Consumer Ultra-Low Voltage (CULV) yang akhirnya disebut Pentium SU2700.

Pada bulan September 2009, Intel memperkenalkan seri SU4000 Pentium bersama-sama dengan SU2000 Celeron dan Core 2 Duo SU7000 seri, yang dual-core prosesor CULV berdasarkan Penryn-3M dan menggunakan 800 MHz FSB. SU4000 seri Pentium yang memiliki 2 MB L2 cache tetapi dinyatakan pada dasarnya identik dengan dua seri lainnya(T4200 dan SU2700).

Dalam mikroarsitektur Nehalem diperkenalkan pada akhir tahun 2008 sebagai penerus mikroarsitektur Core, dan pada awal tahun 2010, sebuah prosesor Pentium baru G9650 berdasarkan Clarkdale diperkenalkan desain berdasarkan Westmere refresh Nehalem, yang diikuti oleh P6xxx mobile berdasarkan arsitektur Arrandale beberapa bulan kemudian.

Core i-series

Pada tanggal 7 Januari 2010, Intel Pentium meluncurkan model baru menggunakan chip Clarkdale secara paralel dengan desktop lainnya dan CPU mobile berdasarkan mikroarsitektur baru Westmere mereka. Model pertama dalam seri ini adalah Pentium G9650. Chip Clarkdale juga digunakan dalam I3-Core dan Core seri 5xx i5-6xx dan fitur proses nm 32 (karena didasarkan pada arsitektur mikro Westmere), memory controller terintegrasi dan 45 nm kontroler grafis dan cache level ketiga Dalam seri Pentium, beberapa fitur Clarkdale nonaktif. Dibandingkan dengan Core I3, ia tidak Hyper-Threading dan kontroler grafis di Pentium berjalan pada 533 MHz, sementara di I3-Core seri 5xx I3 mereka berjalan pada 733 MHz. Memory controller di Pentium mendukung DDR3-1066 max dan I3 Core seri I3-5xx mendukung DDR3-1333 max. Cache L3 juga 1 MB kurang dari pada seri Core I3-5xx.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: